KH. Burhanuddin Wafat, Bupati Pacitan: Beliau Sosok Teladan
Kabar duka datang dari Kabupaten Pacitan, Jawa Timur. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil Arjosari, KH. Burhanuddin HB bin KH Bakri Hasbullah wafat.
KH Burhanuddin wafat usai menjalani perawatan di Rumah Sakit Khusus Bedah An-Nur Yogyakarta, Kamis (16/03/2023), pukul 11:15 WIB siang.
Kabar wafatnya ulama dan tokoh kharismatik itu membuat umat merasa kehilangan. Ribuan warga, santri dan alumni berbondong-bondong melakukan penghormatan terakhir KH. Burhanuddin. Tak terkecuali Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji.
"Beliau adalah teladan bagi kita semuanya, terutama Ponpes Al-Fattah Kikil di bawah kepemimpinannya luar biasa yang bisa kita lihat figur dari KH Burhanuddin. Pacitan tentunya kehilangan kepergian beliau," katanya.
Pria yang disapa akrab Aji itu mengungkapkan rasa duka yang mendalam atas kepergian sosok kiai jujukan para petinggi negara untuk selama-lamanya. Dia juga mendoakan almarhum KH. Burhanuddin khusnul khotimah.
"Kita semuanya merasakan. Saya atas nama pribadi dan Pemkab Pacitan bela sungkawa yang setinggi -tingginya, insya Allah almarhum khusnul khotimah," ujarnya.
Di samping itu, menurut pria nomor satu di Pemkab Pacitan, KH Burhanuddin memiliki andil yang sangat besar bagi pendidikan. Khususnya pesantren. Banyak tokoh hebat terlahir dari Ponpes Al-Fattah Kikil.
"InsyaAllah ada pengganti dan penerus sosok beliau yang sama-sama mengharumkan pesantren," ucap Aji optimistis.
Selain itu, dirinya menilai bahwa pendidikan pesantren mengalami kemajuan yang cukup pesat. Eksistensinya diakui dan sejajar dengan sekolah pada umumnya.
"Saya pikir semakin hari keberadaan pesantren semakin maju. Saat ini pesantren menjadi idola, itu dilihat dari banyaknya santri yang ada di Kabupaten Pacitan yang terus meningkat semuanya," jelas Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji.
KH. Burhanuddin saat wafat berusia 69 tahun dan tercatat pernah menjabat sebagai anggota Ahlul Halli wal Aqdi (AHWA) PCNU Pacitan. Jenazahnya dimakamkan di makam setempat pada pukul 17.30 WIB sore tadi. (*)
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Pesantren Alfattah Kikil Kembangkan AMDK Fattahie Water melalui Program OPOP
KIKIL – Upaya mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren terus dilakukan oleh Pesantren Alfattah Kikil melalui program One Pesantren One Product (OPOP). Salah satu langkah nyata yan
Semarak Parade Takbir Keliling Iduladha, Ponpes Alfattah Kikil Meriahkan Arjosari
Arjosari, Pacitan — Pondok Pesantren Alfattah Kikil menggelar kegiatan Parade Takbir Keliling dalam rangka menyambut Hari Raya Iduladha 1447H. Kegiatan tersebut berlangsung meriah
Pesantren Al Fattah Kikil Gelar Tarling dan Takbir Keliling Idul Adha 1447H
Pada malam menyambut Hari Raya Idul Adha 1447 H, suasana penuh syiar dan kebersamaan tampak di lingkungan Pesantren Al Fattah Kikil. Kegiatan Tarling dan Takbir Keliling tahunan ya
Seluruh Santri dan Ustad Pesantren Al-Fattah Kikil gelar Ziarah Masyayikh ke TPU Banyuripan
Arjosari – Rangkaian agenda Haul Masyayikh Pesantren Al-Fattah Kikil dilaksanakan pada Kamis, 12 Februari 2026, dengan kegiatan ziarah ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Banyuripan, A
Pesantren Al-Fattah Kikil Gelar Donor Darah dan Cek Kesehatan Guru
PACITAN – Dalam rangka memperingati Haul ke-3 almarhum KH. Moch Burhanuddin HB, Pondok Pesantren Al-Fattah Kikil, Arjosari, Pacitan, menggelar aksi kemanusiaan berupa donor darah
